Ada Laporan Dugaan Perang Sarung, Polsek Kedungwuni Berhasil Gagalkan dan Amankan 9 Remaja

- Editor

Minggu, 16 Maret 2025 - 07:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pekalongan – timurnerws.id – Mendapat laporan dari warga dugaan akan adanya perang sarung oleh sekelompok anak dan remaja, Polsek Kedungwuni langsung merespon cepat dan bergegas mendatangi lokasi, Minggu (16/3/2025) dini hari. Hasilnya perang sarung dapat digagalkan dan 9 anak remaja diamankan.

Kapolsek Kedungwuni Iptu R. Yonanta Edy Pranawa,S.H., M.H. mengatakan personil Polsek Kedungwuni intens dalam melaksanakan patroli wilayah sebagai upaya untuk menjaga stabilitas keamanan, terutama di bulan Ramadhan. Patroli dilaksanakan pada jam-jam rawan serta lokasi yang disinyalir rawan gangguan kamtibmas. Dan saat melaksanakan patroli anggotanya mendapatkan informasi dari warga terkait adanya sekelompok anak yang hendak perang sarung. Petugas pun langsung bergegas menuju ke lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di bulan Ramadhan ini sedang marak perang sarung, serta kegiatan negatif yang semestinya tidak dilakukan oleh anak-anak maupun pemuda. Kami dari Polsek Kedungwuni intens dalam patroli wilayah, sebagai upaya menjaga kamtibmas yang aman dan kondusif,” terang Kapolsek Kedungwuni.

Baca Juga:  Seorang Pedagang Siomay Keliling di Siwalan Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan

Iptu Yonanta mengungkapkan, dalam patrolinya itu, pihaknya mengamankan 9 anak yang diduga hendak melakukan perang sarung.

“Mereka selanjutnya kami bawa ke Polsek untuk dilakukan pembinaan,” ungkapnya.

Kapolsek menambahkan, bahwa perang sarung yang kerap dilakukan saat Ramadan ini bukanlah tradisi positif, karena bisa berkembang menjadi aksi tawuran jika tidak segera ditindak. Oleh karena itu, pihaknya menghimbau kepada para orang tua agar mengawasi anak-anaknya, jangan sampai bulan Ramadhan yang penuh berkah ini disalahgunakan untuk melakukan kegiatan yang tidak bermanfaat.

 

“Sebagai langkah lanjutan, polisi memanggil orang tua untuk melakukan pembinaan terhadap anak-anak tersebut,” pungkas Kapolsek. (Fa)

Berita Terkait

Modus Congkel Jendela Ruang Guru, Spesialis Curat Sekolah di Siwalan Diringkus Polisi
Pembangunan SDN 02 Winduaji Diduga Tabrak Aturan dan Dipihak Ketigakan
Razia Gabungan di Lapas Pekalongan, Barang Terlarang Ditemukan tapi Tanpa Narkoba dan Ponsel
Pemkot dan DPRD Pekalongan Pastikan Pengawalan Kasus Dana BMT Mitra Umat
Dua Tahanan Pekalongan Bebas lewat Restorative Justice, Wujud Hukum yang Berperikemanusiaan
Sentuhan Kemanusiaan di Balik Jeruji, Polres Pekalongan Gelar Pemeriksaan Kesehatan
Oknum Perangkat Desa Kadipaten Diduga “Selewangkan” Dana Pajak PBB
Ijazah Ditahan Perusahaan, Karyawan di Kota Pekalongan Menanti Keadilan.
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 21:40

Univa Dukung Penerapan UU KUHAP

Senin, 8 Desember 2025 - 15:47

Jalsah Salanah 2025 Ahmadiyah Kalbar: Tasyakur 100 Tahun JAI, Kedamaian, serta Peduli Korban Bencana 

Senin, 8 Desember 2025 - 15:13

Pemkab Siak : Anak Yatim Piatu dapat santunan Lewat Dinas Sosial Dan Baznas.

Senin, 8 Desember 2025 - 14:55

Gawat, Gedung Puskesmas UPTD Citorek Rusak Bertahun-Tahun Tak Kunjung Diperbaiki: Aktivis Akan Ajukan Audit Anggaran Ke Inspektorat Lebak

Senin, 8 Desember 2025 - 14:53

Bantuan Polda Riau ke Agam Tak Putus, Kini Kirim 30 Tangki Air

Senin, 8 Desember 2025 - 14:19

Polsek Tualang Gelar Patroli R2 dan Sosialisasi Kesiapsiagaan Banjir di Pinang Sebatang Timur

Senin, 8 Desember 2025 - 14:12

Jamin Keamanan, Kapolsek Ampana Tete Kawal Dialog Warga dan Pemerintah Desa Pusungi

Senin, 8 Desember 2025 - 14:07

Jaga Situasi Tetap Kondusif, Kapolsek Ampana Kota Aktif Berdialog Langsung dengan Warga

Berita Terbaru

Daerah

Univa Dukung Penerapan UU KUHAP

Senin, 8 Des 2025 - 21:40

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x