Nabire,Papua Tengah Timurnews.id Sebuah Insiden tak diharapkan terjadi kehebohan warga Girimulyo, Nabire, setelah seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dilaporkan hanyut di sungai pada 21 Januari 2025. Peristiwa ini terjadi saat korban mandi bersama dua temannya di sungai belakang Masjid Al-Hidayah Girimulyo. Derasnya arus sungai akibat curah hujan tinggi menjadi penyebab utama korban terseret arus.

Kedua teman korban segera meminta bantuan warga setempat, yang langsung menghubungi pihak berwenang. Tim gabungan yang terdiri dari Damkar, aparat setempat, dan masyarakat memulai pencarian, menjangkau area dari Jembatan Auri hingga Jembatan depan Gereja Sion dan Jembatan Kalibobo. Namun, derasnya arus sungai dan kondisi cuaca yang tidak bersahabat menghambat proses pencarian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah upaya keras, korban akhirnya ditemukan di Kampung Harapan. Sayangnya, saat dilarikan ke RSUD, korban dinyatakan meninggal dunia. Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar, yang sebelumnya berharap korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem, terutama di daerah yang rawan banjir dan arus sungai deras.
Alvi

















