Sintang, Kalbar, Timurnews.id – Umat Islam di seluruh dunia tengah menjalankan ibadah puasa Ramadhan, sebuah kewajiban yang tidak hanya menahan lapar dan haus tetapi juga sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Puasa Ramadhan memiliki banyak keutamaan, di antaranya sebagai bentuk penghapusan dosa, pembuka pintu surga, serta meningkatkan ketakwaan seorang Muslim.

Mln. Abdul Nasir, mubaligh muslim Ahmadiyah Kapuas Hulu, dalam Dars Tarawih di Masjid Baitul Islam, Jemaat Ahmadiyah Kota Sintang, pada tarawih pertama menyampaikan bahwa puasa merupakan ibadah istimewa yang akan langsung dibalas oleh Allah SWT. Ia mengutip hadits Qudsi:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan pahalanya, mulai dari sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman, ‘Kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku, dan Aku sendiri yang akan membalasnya. Dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan: kebahagiaan saat berbuka dan kebahagiaan saat bertemu dengan Rabbnya. Sungguh, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.’” (HR. Muslim).
Selain itu, puasa juga menjadi jalan untuk mendapatkan pengampunan dosa, sebagaimana dalam hadits Nabi Muhammad SAW:
“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan keimanan dan penuh keikhlasan, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari & Muslim).
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa bulan Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan, di mana pintu-pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Hadits Rasulullah SAW menyebutkan:
“Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan penuh keberkahan. Allah telah mewajibkan kalian berpuasa di dalamnya. Di bulan itu, pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.” (HR. An-Nasa’i).
Mln. Abdul Nasir mengajak umat Islam untuk memanfaatkan bulan Ramadhan dengan memperbanyak ibadah, seperti membaca Al-Qur’an, bersedekah, serta meningkatkan shalat malam. Ia berharap Ramadhan tahun ini dapat menjadi momentum bagi setiap Muslim untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan kualitas keimanan.
(Kaperwil Kalbar: Stk)

















