Tim Investigasi Ham & Mahasiswa Kabupaten Puncak, mendesak DPRP segera bentuk pansus Mutilasi Ibu Tarina Murib.

- Editor

Rabu, 12 Februari 2025 - 09:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire,Papua TengahTimurnews.id , 12 Februari 2025 – ratusan Tim Investigasi Ham dan mahasiswa dan pelajar se-Indonesia bersama solidaritas Mahasiswa Papua menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Provinsi Papua Tengah. Mereka menyampaikan aspirasi terkait isu pendropan TNI dan Mutilasi ibu Tarina Murib.

Dalam aksinya, para demonstran menyerahkan langsung surat tuntutan kepada Ketua DPRD Provinsi Papua Tengah. Surat tersebut memuat sejumlah poin penting, di antaranya:

1. Penarikan TNI dari Kabupaten Puncak dan Intan Jaya:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka meminta Panglima TNI segera menarik pasukan yang didrop pada 5-8 Februari 2025, karena keberadaan mereka dinilai mengganggu psikologi masyarakat dan aktivitas sehari-hari.

2. Pengusutan Kasus Pembunuhan Ibu Tarina Murid

Mahasiswa mendesak Panglima TNI mengadili pelaku pembunuhan Ibu Tarina Murid yang terjadi pada 3 Maret 2023 di Kampung Sinak. Mereka.

3. Kami medesak DPRP Papua Tengah dan DPRD Kabupaten Puncak membentuk Pansus untuk mengawal kasus ini, sebagaimana rekomendasi Komnas HAM (Surat No. 845-PM.00-R-X-2024).

3. Penolakan Pemekaran DOB

Demonstran menolak pembentukan DOB (Daerah Otonomi Baru) Puncak, Damal, dan Sinak Timur, dengan alasan pemekaran ini tidak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

Baca Juga:  Bangun Sinergitas, Kapolres Nabire Coffee Morning Dengan Insan Pers

4. Evaluasi Izin kinerja Dandim Puncak.

5. mendesak pemerintah mencabut izin pertambangan kategori , A,B dan C di wilayah Kabupaten Puncak.

6. Evaluasi Kinerja Pemda Kabupaten Puncak

Aksi ini juga menyerukan evaluasi terhadap kinerja Pemda Kabupaten Puncak yang dianggap tidak berpihak kepada masyarakat.

Ketua KMPB Kota Studi Nabire, Yones Magai, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk keprihatinan mahasiswa terhadap situasi yang terjadi di Kabupaten Puncak. “Kami hanya ingin keadilan dan keamanan bagi masyarakat kami. Hak-hak dasar masyarakat harus dilindungi,” tegasnya.

Setelah membacakan surat tuntutan, perwakilan mahasiswa menyerahkan dokumen tersebut secara langsung kepada Ketua DPRD Provinsi Papua Tengah untuk ditindaklanjuti.

Aksi demonstrasi berlangsung dengan damai di bawah pengawalan aparat keamanan. Hingga berita ini diturunkan, Ketua DPRD Papua Tengah belum memberikan tanggapan resmi atas aspirasi tersebut.

Kami juga ucapkan terimakasih kepada DPRP telah merespon baik. Sesuai dengan Penyampaian DPRP, kami akan terus kawal dan tagih janjinya, Sampai kasus dituntaskan.

 

Hasil wawancara dengan Tim Investigasi

Berita Terkait

Pemdes Sompak dan Tokoh Agama Dukung Kegiatan Muslim Ahmadiyah Kalbar Jalsah Salanah 2025
Univa Dukung Penerapan UU KUHAP
Jalsah Salanah 2025 Ahmadiyah Kalbar: Tasyakur 100 Tahun JAI, Kedamaian, serta Peduli Korban Bencana 
Pemkab Siak : Anak Yatim Piatu dapat santunan Lewat Dinas Sosial Dan Baznas.
Gawat, Gedung Puskesmas UPTD Citorek Rusak Bertahun-Tahun Tak Kunjung Diperbaiki: Aktivis Akan Ajukan Audit Anggaran Ke Inspektorat Lebak
Bantuan Polda Riau ke Agam Tak Putus, Kini Kirim 30 Tangki Air
Panen Raya Jagung di Sungai Apit Wujudkan Dukungan Polri terhadap Ketahanan Pangan Nasional
Polsek Tualang Gelar Patroli R2 dan Sosialisasi Kesiapsiagaan Banjir di Pinang Sebatang Timur
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 23:05

Pemdes Sompak dan Tokoh Agama Dukung Kegiatan Muslim Ahmadiyah Kalbar Jalsah Salanah 2025

Senin, 8 Desember 2025 - 21:40

Univa Dukung Penerapan UU KUHAP

Senin, 8 Desember 2025 - 15:47

Jalsah Salanah 2025 Ahmadiyah Kalbar: Tasyakur 100 Tahun JAI, Kedamaian, serta Peduli Korban Bencana 

Senin, 8 Desember 2025 - 15:13

Pemkab Siak : Anak Yatim Piatu dapat santunan Lewat Dinas Sosial Dan Baznas.

Senin, 8 Desember 2025 - 14:55

Gawat, Gedung Puskesmas UPTD Citorek Rusak Bertahun-Tahun Tak Kunjung Diperbaiki: Aktivis Akan Ajukan Audit Anggaran Ke Inspektorat Lebak

Senin, 8 Desember 2025 - 14:34

Panen Raya Jagung di Sungai Apit Wujudkan Dukungan Polri terhadap Ketahanan Pangan Nasional

Senin, 8 Desember 2025 - 14:19

Polsek Tualang Gelar Patroli R2 dan Sosialisasi Kesiapsiagaan Banjir di Pinang Sebatang Timur

Senin, 8 Desember 2025 - 14:12

Jamin Keamanan, Kapolsek Ampana Tete Kawal Dialog Warga dan Pemerintah Desa Pusungi

Berita Terbaru

Daerah

Univa Dukung Penerapan UU KUHAP

Senin, 8 Des 2025 - 21:40

2
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x